Banyak kota memiliki Landmark, seperti Patung Liberty di New York dan Menara Eiffel di Paris. Landmark Jakarta yang telah lama dikenal adalah Monas. saya pikir landmark Seoul adalah Menara Namsan.

Sebenarnya, N Seoul Tower (Menara Namsan) bukanlah menara yang indah segi estetika. Menara ini tidak dibangun di tengah kota (downtown) seperti landmark kota-kota lain. Tujuan awal pembangunan manara tersebut itu untuk fungsi sebagai menara pemancar siaran, khususnya untuk mengatasi gangguan dari siaran televisi Korea Utara. Oleh sebab ini, menara tersebut dibangun di puncak genung. Sehingga, tidak nyaman dan tidak cocok untuk pariwisata. Kita harus mendaki gunung Namsan untuk masuk menara ini.


Penampilan menara awal (tahun 1971)
- Cara ke N Seoul Tower


🚠 Cable Car :
Ada banyak cara untuk naik ke Menara Namsan. biasanya banyakk pengunjung (Tourists) menggunakan cable car, tetapi kesulitan untuk reservasi tiket, terus antri untuk naik ini sangat panjang dan tunggu lama.
Link Reservation – http://www.cablecar.co.kr/kor/
🚇 Subway :
Saya biasanya turun di stasiun Hoehyeon (line 4 – biru) lalu naik sampai puncak gunung. Itu butuh waktu sekitar 1 jam dari stasiun sampai puncak. Gunung ini tidak terlalu curam jadi sangat cocok untuk naik dengan kaki.
Tetapi saran – hindari naik dengan kaki karna cuacanya sangat sangat panas.
🚌 bus :
Naik 01A atau 01B . tetapi tidak sampai puncak tapi pertengahan.
- Gembok di puncak


Di puncak Namsan,bisa lihat banyak kunci. Kunci-kunci ini sebelumnya sangat populer sebagai simbol cinta, tetapi akhir-akhir ini, jumlah gembok menjadi sangat banyak sehingga kelihatannya jelek apalagi sangat berat, sehingga direncanakan akan dihancurkan.
- Pemandangan



Jika cuacanya bagus, langitnya cerah, bisa lihat seluruh Seoul. Sebenarnya Seoul bukan kota wisata, ada bangunan (building( tinggi dan apartmen tapi tidak unik atau esthetik. Tetapi, pemandangan dari gunung sangat indah karna gedung, sungai, gunung bergabung dengan harmonis.
- Penyalaan N Seoul Tower pada malam


Warna N Seoul Tower (Menara Namsan) berubah tergantung dari kondisi udara
– (bagus) biru > hijau > kuning > merah (buruk)
Biasanya berwarna hijau, tetapi saat kondisi udara benar-benar buruk, warnanya berubah menjadi merah.
- Wang Tonkatsu


Di sekitar tempat cable car, bisa menemukan banyak toko “Wang Tonkatsu”. Tempat ini mulai terkenal pada 1990 an. Pada masa itu, banyak supir taxi makan di resto tersebut setelah antar tamu. Sejak saat itu, tempat ini menjadi salah satu simbol Namsan.
<ukuran pork cutlet – besar , saus pedas / non-pedas, bukan seperti Tonkatsu resto Jepang , lebih mirip ke Tonkatsu Korea >
- MAP

댓글 남기기